PROBOLINGGO – Dalam upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa sekaligus menghadirkan identitas khas sekolah, SMKN 1 Probolinggo menyelenggarakan kegiatan membatik yang diikuti oleh seluruh siswa kelas X.
Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 2 hingga 13 ini memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengenal sekaligus mempraktikkan secara langsung proses pembuatan batik. Tidak sekadar menjadi kegiatan keterampilan, aktivitas ini juga menjadi sarana edukasi bagi peserta didik untuk mengenal salah satu warisan budaya Indonesia.
Pelaksanaan kegiatan dibagi ke dalam beberapa sesi berdasarkan kelas. Setiap kelas mendapatkan alokasi waktu selama tiga hari untuk mengikuti rangkaian kegiatan membatik, mulai dari proses awal hingga menghasilkan kain batik karya mereka sendiri.
Hal yang menarik, hasil karya batik tersebut nantinya akan digunakan sebagai seragam khas siswa SMKN 1 Probolinggo setiap hari Kamis. Dengan demikian, batik yang dikenakan bukan sekadar pakaian seragam, melainkan juga menjadi simbol kreativitas, kebersamaan, serta kecintaan terhadap budaya Indonesia.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman dan keterampilan baru, tetapi juga memahami bahwa melestarikan budaya dapat dimulai dari lingkungan sekolah dan diwujudkan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan membatik ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran bermakna yang menggabungkan unsur kreativitas, keterampilan, pendidikan karakter, dan pelestarian budaya lokal maupun nasional.

