PROBOLINGGO – Stand Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) SMKN 1 Probolinggo mendapat kunjungan istimewa dari Gubernur Jawa Timur. Kunjungan tersebut menjadi momen untuk memperkenalkan berbagai hasil budidaya dan inovasi ketahanan pangan yang dikembangkan secara langsung di lingkungan sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, stand SMKN 1 Probolinggo menampilkan beragam produk hasil budidaya dari Kebun SIKAP. Berbagai jenis sayuran segar serta hasil budidaya perikanan air tawar, seperti ikan lele dan gurami, turut dipamerkan sebagai bukti pemanfaatan lahan sekolah secara produktif. Berbagai komoditas tersebut merupakan hasil pengelolaan dan budidaya yang dilakukan di Kebun SIKAP SMKN 1 Probolinggo. Program ini tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan lahan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran nyata bagi peserta didik dalam mengenal proses produksi pangan, mulai dari penanaman sayuran hingga pemeliharaan ikan air tawar. Melalui stand SIKAP, SMKN 1 Probolinggo ingin menunjukkan bahwa lingkungan sekolah dapat menjadi ruang tumbuh bagi berbagai inovasi di bidang ketahanan pangan. Kegiatan budidaya tersebut juga memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, kemandirian, serta kepedulian terhadap pemanfaatan sumber daya pangan. Kunjungan Gubernur Jawa Timur ini menjadi kesempatan berharga bagi SMKN 1 Probolinggo untuk memperkenalkan potensi dan hasil karya sekolah dalam mendukung gerakan ketahanan pangan. Keberadaan Kebun SIKAP diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai salah satu bentuk kontribusi sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan. Melalui program SIKAP, SMKN 1 Probolinggo membuktikan bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga dapat menjadi pusat praktik inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.




