SMKN 1 Probolinggo kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan peserta didik melalui kegiatan “1 Team 1 Omzet”. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas X dan kelas XI dan dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 15 hingga 17, dengan fokus utama pada praktik langsung berjualan dan pengelolaan usaha.
Kegiatan “1 Team 1 Omzet” tidak hanya melibatkan siswa dari Jurusan Bisnis Digital, tetapi juga diikuti oleh empat jurusan lainnya, yaitu Manajemen Perkantoran (MP), Akuntansi (AK), Layanan Perbankan (LP), dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Hal ini menunjukkan semangat kolaborasi lintas kompetensi keahlian dalam mengembangkan kreativitas dan kemampuan kewirausahaan siswa.
Dari seluruh peserta yang terlibat, Alfaclass XI BD 1 berhasil meraih predikat pemenang dengan omzet tertinggi, dengan total omzet gabungan selama tiga hari mencapai Rp23.779.000. Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran berbasis praktik mampu memberikan hasil yang signifikan.
Secara khusus, Kelompok 1 dari Alfaclass XI BD 1 menjadi penyumbang omzet terbesar, dengan perolehan omzet Rp4.618.000 selama tiga hari. Keberhasilan ini menunjukkan kekompakan tim, strategi pemasaran yang tepat, serta kemampuan membaca peluang pasar dengan baik.
Kepala SMKN 1 Probolinggo, Ibu Dwi Anggraeni, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Dalam keterangannya, beliau menyampaikan:
“Kegiatan 1 Team 1 Omzet bukan sekadar tentang angka penjualan, tetapi tentang proses belajar, keberanian mencoba, kerja sama tim, dan kejujuran dalam berwirausaha. Saya berharap pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi siswa untuk menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha di masa depan.”
Melalui kegiatan ini, SMKN 1 Probolinggo berharap siswa tidak hanya memahami teori kewirausahaan di dalam kelas, tetapi juga mampu menerapkannya secara nyata, kreatif, dan bertanggung jawab. Program “1 Team 1 Omzet” menjadi salah satu langkah strategis sekolah dalam mencetak lulusan yang mandiri, inovatif, dan siap bersaing di era industri dan digitalisasi.




