Probolinggo — SMKN 1 Probolinggo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi bahasa asing bagi para siswanya. Pada tahun 2025 ini, sebanyak 207 siswa dari berbagai program keahlian mengikuti Test of English for International Communication (TOEIC) yang digelar di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam menyiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, baik di tingkat nasional maupun internasional. TOEIC sendiri merupakan tes berstandar internasional yang mengukur kemampuan bahasa Inggris, khususnya dalam konteks komunikasi bisnis dan profesional.
Kepala SMKN 1 Probolinggo, Ibu Dwi Anggraeni, S.Pd., M.Pd menyampaikan bahwa pelaksanaan tes ini selaras dengan visi sekolah untuk mencetak generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing global. “Kami berharap hasil dari tes ini dapat menjadi tolak ukur kemampuan siswa dalam berbahasa Inggris sekaligus menjadi bekal penting bagi mereka ketika melanjutkan pendidikan atau memasuki dunia kerja,” ungkapnya.
Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian tes yang meliputi Listening dan Reading. Hasil dari test TOEIC ini nantinya akan digunakan sebagai salah satu indikator kelulusan serta portofolio kemampuan bahasa Inggris yang dapat mendukung karier mereka di masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu guru Bahasa Inggris, Bapak Prastowo Ismanto, S.Pd., menyampaikan harapannya bagi para peserta.
“Saya berharap melalui Test TOEIC ini siswa-siswi SMKN 1 Probolinggo dapat lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris, khususnya dalam dunia kerja yang menuntut komunikasi internasional. Semoga hasil tes ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka,” tuturnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, SMKN 1 Probolinggo semakin mengukuhkan posisinya sebagai sekolah yang tidak hanya fokus pada keterampilan vokasi, tetapi juga membekali siswanya dengan kemampuan bahasa asing yang diakui secara internasional.









